Duel antiklimaks melawan Inter di Olimpico Roma

dinonaktifkan pertama, Roma akhirnya terhindar dari kekalahan.

VIVA.co.id -Bentrok dua raksasa Italia, AS Roma dan Inter Milan berakhir imbang. Bermain di stadion Olimpiade di Serie A pekan 29, Roma dan nomor bagian Inter 1-1, Minggu, 19 Maret, 2016 GMT.

Sebelumnya di babak pertama, Roma bermain di depan publiknya sendiri tampil agresif. Beberapa kali Luciano Spalletti memaksa mampu membahayakan gawang Inter Samir Handanovic terus.

Roma bahkan melalui Mohamed Salah mencetak gol di menit 35. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena salah satu dianggap offside .

tidak hanya Roma yang tidak mampu memecah kebuntuan, Inter dan tidak memaksimalkan peluang yang Eder 19 menit Hasil imbang tanpa gol menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua dari Ivan Perišić publik Stadio Olimpico tenang. 53 menit, Perisic mampu mematahkan masa lalu Roma setelah menuntaskan umpan Marcelo Brozović.

tidak ingin dipermalukan di depan pendukungnya berusaha menyamakan Roma. Luciano Spalletti masukkan Edin Dzeko menggantikan Seidou Keita menambah kekuatan menyerang Serigala Ibukota.

Dua kemungkinan diciptakan Edin Dzeko di menit 68 dan 70. Sayangnya, Dzeko tidak mampu mengambil maksimal dua peluang untuk mendapatkan.

Penampilan Handanovic telah di bawah Inter mistar gawang, sekali lagi menggagalkan peluang Mohamed Salah di menit ke-80

Roma akhirnya mampu memecah 84 menit ke kebuntuan berdarah di Indonesia player, Radja Nainggolan, yang meratakan skor untuk deuce.

Nainggolan Setelah gol tersebut, Roma terus menekan pertahanan Inter. Sayangnya, sementara hakim sirene panjang tidak bertujuan untuk dibuat.

imbang 1-1 harus siap untuk bisa diterima kedua tim. Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara di Serie A. Roma tetap di tempat ketiga dengan 60 poin, sementara Inter adalah 55 poin di bawah tingkat

Tim:.

Roma
Vojciech Szczęsne (GK); Alessandro Florenzi Antonio Rudiger Konstantinos Manolas, Lucas Digne (Emerson’81), Miralem Pjanic, Seidou Keita (Edin Dzeko’57), Radja Nainggolan, Mohamed Salah, Stephan El Shaaravi (Daniele De Rossi’90), Diego Perotti.

Inter Milan Samir Handanovic (GK); Danilo D’Ambrosio, Joao Miranda Jeison Murillo Iuto Nagatomo, Marcelo Brozović, Gary Medel, Jonathan Biabiany (Ray Manaj’82), Adem Ljajic (Felipe Melo’86) Ivan Perišić, Eder.

Baca artikel lebih

Muat yang lain …

Related Posts